Jurnal Kesehatan dan Teknologi https://ejournal.iktbutonraya.ac.id/index.php/jkest Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya en-US Jurnal Kesehatan dan Teknologi 3064-5778 HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI DASAR LENGKAP (IDL) TERHADAP KEPATUHAN PEMBERIAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI PUSKESMAS LAKOLOGOU KOTA BAUBAU https://ejournal.iktbutonraya.ac.id/index.php/jkest/article/view/67 <p>Imunisasi dasar lengkap sangat penting untuk melindungi bayi dari berbagai penyakit menular yang dapat dicegah sejak dini. Pengetahuan ibu yang memadai diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan dalam membawa bayi untuk mendapatkan imunisasi sesuai jadwal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar lengkap dengan kepatuhan pemberian imunisasi dasar pada bayi. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional, dengan jumlah sampel sebanyak 71 orang ibu yang bayi berusia 1-2 tahun yang dipilih secara accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, serta dianalisis secara univariat dan bivariat dengan langkah-langkah mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan 27 responden (38,0%) memiliki pengetahuan baik, 29 responden (40,8%) cukup, dan 15 responden (21,1%) kurang. Sementara itu, 41 responden (57,7%) tergolong patuh dalam memberikan imunisasi dasar, dan 30 responden (42,3%) tidak patuh. Hasil uji <em>Chi-Square</em> diperoleh nilai p-value sebesar 0,014 (&lt; 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar lengkap dengan kepatuhan pemberian imunisasi dasar lengkap. Penelitian ini merekomendasikan perlunya edukasi dan pendampingan berkelanjutan guna meningkatkan cakupan imunisasi dasar di masyarakat.</p> Lidia Sari Hermawati Hermawati Wa Ode Sitti Zulaeha Copyright (c) 2026 Jurnal Kesehatan dan Teknologi http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 2026-03-31 2026-03-31 3 1 1 6 10.64879/jkestek.v3i1.67 HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP IBU MENYUSUI TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI PUSKESMAS WAJO KOTA BAUBAU TAHUN 2025 https://ejournal.iktbutonraya.ac.id/index.php/jkest/article/view/71 <p>ASI eksklusif selama enam bulan pertama sangat dianjurkan WHO dan UNICEF, namun cakupannya di Indonesia, termasuk Kota Baubau, masih rendah. Data Dinas Kesehatan menunjukkan penurunan signifikan di Puskesmas Wajo (7,7% pada 2023). Penelitian ini menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap ibu menyusui dengan praktik ASI eksklusif di wilayah tersebut. Penelitian kuantitatif <em>cross-sectional</em> ini melibatkan 58 ibu menyusui (bayi usia 6-12 bulan) dengan<em> accidental </em>sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis secara univariat (distribusi frekuensi) dan bivariat <em>uji chi-square</em>. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 31-45 tahun (51,7%), berpendidikan Strata 1 (41,4%), dan sebagai ibu rumah tangga (41,4%). Sebanyak 91,4% memiliki pengetahuan baik tentang ASI eksklusif, dan 79,3% bersikap positif. Praktik ASI eksklusif mencapai 81,0%. Analisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,000) dan sikap (p=0,000) dengan pemberian ASI eksklusif. Namun, analisis multivariat menunjukkan bahwa secara bersama-sama, pengetahuan dan sikap tidak berpengaruh signifikan (p&gt;0,01).</p> Wa Ode Laraswati Hermawati Hermawati Wa Ode Sitti Zulaeha Copyright (c) 2026 Jurnal Kesehatan dan Teknologi http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 2026-03-31 2026-03-31 3 1 7 19 10.64879/jkestek.v3i1.71 PENGARUH PENYULUHAN MELALUI AUDIO VISUAL TERHADAP PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG TEKNIK MENYUSUI YANG BAIK DAN DAN BENAR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WAJO KOTA BAUBAU TAHUN 2025 https://ejournal.iktbutonraya.ac.id/index.php/jkest/article/view/78 Rasia Ekoran Ika Lestari Salim Bd. Wa Ode Sri Wati Lestari Copyright (c) 2026 Jurnal Kesehatan dan Teknologi http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 2026-03-31 2026-03-31 3 1 20 23 10.64879/jkestek.v3i1.78 PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG HIV DAN PENCEGAHANNYA DI SMA NEGERI 3 BAUBAU https://ejournal.iktbutonraya.ac.id/index.php/jkest/article/view/79 <p>HIV merupakan salah satu penyakit menular seksual yang masih menjadi masalah kesehatan global, termasuk di kalangan remaja. Kurangnya pengetahuan dan pemahaman remaja tentang HIV dapat meningkatkan risiko penyebaran penyakit ini. Penyuluhan kesehatan berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan dan mendorong perilaku pencegahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang HIV dan pencegahannya di SMA Negeri 3 Baubau tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan <em>one group pretest-posttest</em>, dengan jumlah sampel sebanyak 44 orang siswa SMA yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berformat skala, serta dianalisis secara univariat dan bivariat dengan langkah-langkah mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan penyuluhan, sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup (68,2%) dan hanya 4,5% yang memiliki pengetahuan baik. Setelah diberikan penyuluhan, terjadi peningkatan pengetahuan, di mana 72,7% responden memiliki pengetahuan baik dan tidak ada lagi responden yang berada pada kategori pengetahuan kurang. Hasil uji <em>Wilcoxon Signed Rank Test </em>diperoleh nilai <em>p-value</em> sebesar 0,000 (&lt; 0,05), yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang HIV dan pencegahannya. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pelaksanaan penyuluhan kesehatan secara rutin di sekolah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja terhadap HIV</p> Nafila Nafila Wa OdePutri Agustina Wahid Wa Ode Sri Wati Lestari Copyright (c) 2026 Jurnal Kesehatan dan Teknologi http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 2026-03-31 2026-03-31 3 1 24 31 10.64879/jkestek.v3i1.79 RERATA JUMLAH PRODUKSI ASI DENGAN MENGKONSUMSI JANTUNG PISANG PADA IBU MENYUSUI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WAJO https://ejournal.iktbutonraya.ac.id/index.php/jkest/article/view/80 <p>Produksi ASI yang optimal sangat penting dalam menunjang keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada enam bulan pertama kehidupan bayi. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi ASI adalah melalui konsumsi makanan yang bersifat laktagogum alami, seperti jantung pisang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan rerata jumlah produksi ASI antara ibu menyusui yang mengonsumsi jantung pisang dan yang tidak mengonsumsinya di wilayah kerja Puskesmas Wajo tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian <em>true experiment</em> dengan rancangan <em>pretest-posttest control group design</em>, dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang ibu yang memiliki bayi usia 0-6 dibagi dalam 2 kelompok dengan teknik <em>consecutive sampling</em>. Data dikumpulkan melalui kuesioner, serta dianalisis secara univariat dan bivariat dengan langkah-langkah mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan rerata produksi ASI pada kelompok kontrol sebesar 27,07 mL dan pada kelompok perlakuan sebesar 32,33 mL. Hasil uji <em>Independent Sample T-Test </em>dengan asumsi<em> equal variances not assumed </em>menghasilkan nilai <em>p-value </em>sebesar 0,004 (&lt; 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan rerata produksi ASI yang signifikan antara kedua kelompok. Penelitian ini merekomendasikan jantung pisang sebagai salah satu pilihan alami yang dapat dikonsumsi untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu</p> Ngisi Ratna Islinda Rajia Rajia Wa Ode Hasriati Copyright (c) 2026 Jurnal Kesehatan dan Teknologi http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 2026-03-31 2026-03-31 3 1 32 42 10.64879/jkestek.v3i1.80